[et_pb_section fb_built=”1″ fullwidth=”on” _builder_version=”3.22″][et_pb_fullwidth_header title=”SISTEM MANAJEMEN RISIKO” text_orientation=”center” _builder_version=”4.4.8″ background_image=”https://sprint.co.id/wp-content/uploads/2018/07/JASA-MANAJEMEN-RESIKO.jpg” custom_margin=”|||” custom_padding=”|||” hover_enabled=”0″ button_one_text_size__hover_enabled=”off” button_two_text_size__hover_enabled=”off” button_one_text_color__hover_enabled=”off” button_two_text_color__hover_enabled=”off” button_one_border_width__hover_enabled=”off” button_two_border_width__hover_enabled=”off” button_one_border_color__hover_enabled=”off” button_two_border_color__hover_enabled=”off” button_one_border_radius__hover_enabled=”off” button_two_border_radius__hover_enabled=”off” button_one_letter_spacing__hover_enabled=”off” button_two_letter_spacing__hover_enabled=”off” button_one_bg_color__hover_enabled=”off” button_two_bg_color__hover_enabled=”off”][/et_pb_fullwidth_header][/et_pb_section][et_pb_section fb_built=”1″ _builder_version=”3.22″ custom_padding=”40px|0px|97px|0px|false|false”][et_pb_row _builder_version=”3.25″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat” custom_padding=”26px|0px|25.25px|0px|false|false”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.25″ custom_padding=”|||” custom_padding__hover=”|||”][et_pb_text _builder_version=”3.27.4″ text_text_color=”#000000″ text_font_size=”18px” ul_text_color=”#000000″ ul_font_size=”20px” header_text_align=”justify” text_orientation=”justified” background_layout=”dark” custom_padding=”|||”]Sistem Manajemen Risiko merupakan suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berpengaruh terhadap pencapaian tujuan/sasaran perusahaan. Berdasarkan ISO 31000:2018 dalam mengelola risiko ada 3 bagian utama yang mempengaruhi keberhasilan yaitu Prinsip, Kerangka dan Proses yang saling berkesinambungan dan tidak bisa dipisahkan dalam pelaksanaannya.
Dengan diterapkannya konsep manajemen risiko, perusahaan memiliki dasar yang kuat dalam mengambil keputusan baik bersifat strategis maupun operasional sehingga dapat mengurangi hal-hal negatif yang menghambat keberlangsungan perusahaan yang mana hal tersebut merupakan tujuan dari seluruh perusahaan. Penerapan Manajemen Risiko ini tidak dapat dilihat sebagai suatu proses yang bersifat statis, namun sebaiknya bersifat dinamis sesuai dengan perubahan lingkungan internal dan eksternal organisasi. Oleh sebab itulah Sistem Manajemen Risiko bisa diterapkan di semua jenis perusahaan, baik perbankan, migas, non migas, dll.
[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]